<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3146536864303918457</id><updated>2012-02-16T06:26:04.978-08:00</updated><title type='text'>Me and You and I Know Everyone Know</title><subtitle type='html'>SHUT THE HELL UP and enjoy!</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://brossandi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3146536864303918457/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brossandi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Sandi Eko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00124643199997261932</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-shkZy82RIQM/Ti46evNLV-I/AAAAAAAAAHQ/QOOLVRfDdvE/s220/IMG_0253.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>11</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3146536864303918457.post-8498509986265519009</id><published>2011-10-20T09:04:00.000-07:00</published><updated>2011-10-20T11:03:30.906-07:00</updated><title type='text'>Kematian Kedua Sang Vagabond</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-dSjUM4qyOjQ/TqBCA_KKyUI/AAAAAAAAAII/O6Gy41ZsajM/s1600/The-Two-Deaths-of-Quincas-Wateryell-Review.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="266" src="http://2.bp.blogspot.com/-dSjUM4qyOjQ/TqBCA_KKyUI/AAAAAAAAAII/O6Gy41ZsajM/s400/The-Two-Deaths-of-Quincas-Wateryell-Review.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Pernah nonton “Big Fish”? Gimana, suka nggak? Kalau saya pribadi sih suka, bahkan sangat suka. Saya menikmati scene demi scene dari film tersebut, bahkan karena saking tertariknya, di tengah film sempat - sempatnya saya berharap agar film itu supaya jangan pernah&amp;nbsp;selesai. Kira - kira sekarang kalian mencap saya sebagai penyuka drama nggak ya? Bodo amat lah! Toh, saat berbicara mengenai hasil karya manusia seperti musik, film (video), lukisan, atau apapun akan sangat nikmat apabila slogan “merdeka atau mati!”&amp;nbsp;setidaknya bisa dipraktekkan di sini, konteksnya tentu merdeka&amp;nbsp;dari jeratan tali bias berwujud “genre”, berhubung kalimat yang dahulu amat populer itu telah sukses membawa negara kita pada titik yang paling absurd seperti sekarang ini, dan malah sepertinya sekarang hampir tidak populer lagi.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kenapa saya bilang keadaan negara saat ini absurd? Ya memang absurd, lihat sendiri saja sana buktinya di jalan raya, nilai sendiri lah. Gimana? Lumayan absurd lah ya.. Saya jadi ingat dengan kutipan dari salah seorang personil band lokal kita di twitter, hanya saja saya lupa kutipan dari siapa. Sebuah twit mengenai betapa semrawutnya hukum di Indonesia. Katanya, “Kalau mau liat kondisi hukum negara ini secara lebih sederhana, potret saja keadaan lalulintas di Jakarta”, kira – kira begitulah makna twitnya. Sejuta maaf karena saya tidak kutip langsung, soalnya twit itu sudah ditulis setahunan yang lalu dan saya agak malas scrolling naik-turun di timeline akun yang saya juga sudah lupa milik siapa. Itupun kalo belum dihapus. Tapi saya duaratus persen yakin bahwa twit itu pernah ada dan pemaknaan saya tidak meleset!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Peduli apa? Sekarang saya hanya ingin berbagi cerita mengenai film berjudul “The Two Deaths of Quincas Wateryell” yang saya tonton dua malam kemarin. Lalu bagaimana hubungannya film ini dengan “Big Fish” tadi? Jadi begini manteman…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Quincas Wateryell (Paulo José) adalah seorang ayah, suami, sekaligus mertua yang meninggalkan keluarganya karena tidak betah dengan perilaku sang istrinya yang memuakkan demi sebuah kehidupan baru dengan orang – orang yang sangat berbeda “kelas” di bawahnya. Di awal film, Quincas diceritakan meninggal dunia ditemani botol alkohol yang tergeletak tepat di samping tempat tidur, dan tepat pula di hari ulang tahunnya. Padahal para “anak asuh” dan kekasihnya menunggu semalaman di bar langganannya dengan sebuah pesta kejutan. Sayangnya, Quincas tidak akan pernah datang lagi ke tempat itu hidup – hidup. Dan untuk pertama kalinya, dua “keluarga” yang saling bertolak belakang itupun dipertemukan sambil ditengahi secara pasif oleh jenazah Quincas. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Bagi keluarga asli, selama hidup dan matinya, Quincas tidak dihargai sebagaimana seorang pemimpin keluarga semestinya, kepergiannya dari rumah telah membangun citra buruk, terlebih dengan gaya hidupnya yang urakan. Alkohol, kehidupan jalanan, "cat house", dan pesta pora adalah bagian – bagian identik yang kemudian lekat dengannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Entah apa yang membuat empat orang begundal mengira bahwa Quincas sedang berpura – pura mati di depan semua orang (yang tertangkap adalah karena cinta yang terlalu). Pernah ‘kan kalian mendengar kisah seorang suami yang menyimpan jenazah istrinya di rumah karena saking cintanya dan tidak ingin berpisah? Kira – kira seperti itulah “kegilaan” yang dialami para begundal tersebut hanya saja berada di level yang lebih rendah. Jenazah Quincas dianggap masih hidup dan dibopong keliling Bahia, mengunjugi tempat – tempat penting selama hidupnya. Di situlah letak kekuatan film ini. Bagaimana seorang vagabond yang memiliki label hitam di mata keluarga, namun ternyata memiliki orang – orang yang mencintainya selayak Ayah mereka sendiri. Sisi&amp;nbsp;dramatis berhasil dibalut komedi di titik ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ngomong - ngomong agak capek nih, baru pulang kerja euy! Ya sudahlah kira – kira begitu.. Kalo kalian pernah nonton “Big Fish” dan terlanjur suka, dijamin akan kebingungan menempatkan skala favorit di antara kedua film tersebut. Kenapa? Karena &amp;nbsp;“The Two Deaths of Quincas Wateryell” dan “Big Fish” memiliki benang merah yang sangat identik, mengenai jalan hidup seorang Ayah yang di luar dugaan begitu dicintai oleh banyak orang.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Drama komedi jenius ini berasal dari novel (1959) garapan Jorge Amado&amp;nbsp;dengan judul sama. Buat saya sih agak mencurigakan apabila (misalnya) Tim Burton dan kawanan kreator “Big Fish” mengaku tidak terinspirasi dari cerita klasik asal Brazil tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Silahkan cari sendiri linknya ya, jangan manja!&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Exit/cuss/Kthxbye/whatever.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3146536864303918457-8498509986265519009?l=brossandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://brossandi.blogspot.com/feeds/8498509986265519009/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://brossandi.blogspot.com/2011/10/kematian-kedua-sang-vagabond.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3146536864303918457/posts/default/8498509986265519009'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3146536864303918457/posts/default/8498509986265519009'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brossandi.blogspot.com/2011/10/kematian-kedua-sang-vagabond.html' title='Kematian Kedua Sang Vagabond'/><author><name>Sandi Eko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00124643199997261932</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-shkZy82RIQM/Ti46evNLV-I/AAAAAAAAAHQ/QOOLVRfDdvE/s220/IMG_0253.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-dSjUM4qyOjQ/TqBCA_KKyUI/AAAAAAAAAII/O6Gy41ZsajM/s72-c/The-Two-Deaths-of-Quincas-Wateryell-Review.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3146536864303918457.post-4608237534729031139</id><published>2011-08-06T09:32:00.000-07:00</published><updated>2011-08-06T13:56:02.017-07:00</updated><title type='text'>Sisi Lain: Justifikasi Sepihak, Membuat Kita Sama Saja Seperti Mereka</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #6aa84f; font-size: large;"&gt;"Peninggalan Ramadhan tahun lalu"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Tulisan ini merupakan draft lama yang saya simpan selama setahun. Sengaja baru saya publish, karena untuk berikutnya tiap bulan ramadhan insya Allah akan ada posting sedikit mengenai pengalaman di bulan ramadhan setahun sebelumnya. &amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jum'at malam tanggal 20 Agustus 2010 memberikan saya sebuah pengalaman tersendiri. Ketika seperti biasanya, badan sudah payah karena baru saja menyelesaikan jatah lembur (saat itu saya masih berkantor di daerah Sudirman), tapi hari itu kebetulan&amp;nbsp;saya ada janji&amp;nbsp;&amp;nbsp;jam 10 malam musti&amp;nbsp;menjemput Firstcha setelah ia ada acara Buka Puasa bersama teman - temannya semasa sekolah dulu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demi pertemuan&amp;nbsp;pelepas rindu&amp;nbsp;sesaat, rasa lelah saya singkirkan dan langsung meluncur dari Sudirman ke arah Cipete. Jam digital di handphone menunjukkan angka 22:32 saat saya tiba di 711 Cipete, tempat kami janjian, ia dan teman - temannya berkumpul di sana seusai acara bukber. Tak lama, sosok gadis yang saya tunggupun keluar dari sela - sela rak toko, menuju pintu keluar, dan langsung menghampiri saya yang duduk di motor asal Taiwan kebanggaan saya. "Udah makan belom?" katanya penasaran karena hari itu adalah bulan puasa, mungkin maksudnya makan malam, karena biasanya saya buka puasa tidak langsung makan nasi. Saya pun menimbang - nimbang dan kemudian mencari sesuatu yang bisa dikonsumsi tubuh ini ke dalam toko. Sambil menarik tangannya saya bergegas ke arah pintu toko dan langsung menuju lemari pendingin. Akhirnya minuman yang saya cari, sebuah minuman botol besar dingin bergambar bintang baru saya dapat dari kasirnya langsung karena di lemari pendingin nihil saya temukan, "Selama bulan puasa aja, Mas" kata si kasir wanita itu sambil nyengir. (Setuju, sebuah keadaan yang cukup aneh memang, mungkin takut &lt;i&gt;sweeping &lt;/i&gt;FPI!).&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tak ambil pusing, satu botol bintang besar saja cukup menyegarkan pikir saya, karena makan malam bisa dicari di sepanjang arah pulang nanti.&amp;nbsp;Setelah selesai berurusan dengan si kasir, kami berdua langsung menuju parkiran, dan... sial! Kunci motor raib dari kantong jaket, tunggu... ternyata di kantong celana juga yang ada recehan doang. Saya pun melirik ke arah slot kunci motor, polos! Keadaan cukup panik sekitar beberapa menit. Tiba - tiba saja, tanpa diundang, tanpa di-mention, seorang pria agak berumur dengan jaket kulit &amp;nbsp;warna hitam dan bertopi. Ya! topinya yang membuat saya tertegun, sebuah topi hitam yang identik sebagai sebuah atribut, berlogo tiga abjad besar bertuliskan &lt;b&gt;FBR&lt;/b&gt; di bagian depannya. &lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #f1c232; font-size: large;"&gt;"Makanya, jangan buru - buru, udah banyak kejadian ilang di sinih!",&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&amp;nbsp;kira - kira begitulah kata pria itu dengan logat santai sembari menyodorkan sebuah rangkaian kunci motor, yang tentu saja (kunci itu) milik saya. Alhamdulillah, rejeki berupa motor masih diatasnamakan kepada saya, melalui peran si anggota &lt;b&gt;FBR&lt;/b&gt;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di sisa malam itu, di atas dua roda, dan di atas bintang - bintang, kami berduapun pulang dalam damai.&amp;nbsp;Alhamdulillah (2).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/--V3hg4tg2dM/Tj1pBonZ4WI/AAAAAAAAAHs/nXi0C2Sxpwc/s1600/symbol-of-fbr.jpg" imageanchor="1"&gt;&lt;img border="0" height="137" src="http://4.bp.blogspot.com/--V3hg4tg2dM/Tj1pBonZ4WI/AAAAAAAAAHs/nXi0C2Sxpwc/s400/symbol-of-fbr.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;NOTE&lt;/b&gt;&amp;nbsp;:&lt;/i&gt; Ini bukan tulisan pesanan dari ormas tertentu, dan saya&amp;nbsp;&lt;i&gt;totally&lt;/i&gt; sadar bahwa ada yang &lt;span class="Apple-style-span" style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;SANGAT&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;SALAH&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; dengan adanya penggemukan oleh pemerintah terhadap ormas - ormas malfungsional, yang baik secara ide maupun fisis amat destruktif tersebut.&amp;nbsp;Saran saya, setelah membaca tulisan ini, cukup baca saja judulnya sekali lagi kalau tiba - tiba insting kalian mengembara tak tentu arah untuk kemudian menilai saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Thanx.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3146536864303918457-4608237534729031139?l=brossandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://brossandi.blogspot.com/feeds/4608237534729031139/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://brossandi.blogspot.com/2011/08/justifikasi-sepihak-membuat-kita-sama.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3146536864303918457/posts/default/4608237534729031139'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3146536864303918457/posts/default/4608237534729031139'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brossandi.blogspot.com/2011/08/justifikasi-sepihak-membuat-kita-sama.html' title='Sisi Lain: Justifikasi Sepihak, Membuat Kita Sama Saja Seperti Mereka'/><author><name>Sandi Eko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00124643199997261932</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-shkZy82RIQM/Ti46evNLV-I/AAAAAAAAAHQ/QOOLVRfDdvE/s220/IMG_0253.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/--V3hg4tg2dM/Tj1pBonZ4WI/AAAAAAAAAHs/nXi0C2Sxpwc/s72-c/symbol-of-fbr.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3146536864303918457.post-571782964105927848</id><published>2011-07-24T05:39:00.000-07:00</published><updated>2011-07-26T05:36:57.774-07:00</updated><title type='text'>Siapa Bilang Rap Metal Telah Punah?</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-nAgJhoHA-HM/TiwKrTpGlII/AAAAAAAAAGI/BIz9C-Ds7D0/s1600/100_3060.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/-nAgJhoHA-HM/TiwKrTpGlII/AAAAAAAAAGI/BIz9C-Ds7D0/s320/100_3060.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Nafas Rap Metal kembali berhembus kuat pada pesta peluncuran album terbaru Master Wu, bertempat di The Green Café Kemang beberapa waktu silam dan sekaligus sebagai penggalangan dana untuk Ucok gitaris band “Divine” yang kala itu terbaring di rumah sakit karena tengah menderita tumor otak.&lt;span style="font-size: 13.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Hari itu (09/04/10), berturut – turut line-up lintas genre seperti Dead Conscience, Trendkill Cowboys Rebellion, In Memoriam, Kripik Peudeus, Betrayer, dan Audio Venus (Bandung) secara apik menjembatani rundown acara menuju aksi pamungkas Mater Wu. Ada satu momen menarik ketika di tengah aksinya, Dave (Kripik Peudeus) sempat membakar cerutu yang kemudian dioper ke personil Master Wu dari atas panggung sebagai ungkapan selamat atas album baru mereka tersebut.&lt;span style="font-size: 13.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Walaupun telah mengalami perombakan personil yang cukup signifikan dengan tanpa satupun personil awal yang masih bergabung, tidak memberatkan langkah Master Wu untuk tetap bersuara lantang melalui sebuah album terbaru &amp;nbsp;yang diberi tajuk sesuai nama band mereka (self titled). Di sisi lain, Master Wu sendiri bukanlah nama baru, mereka sudah terbentuk dan dikenal sejak lama, berdekatan dengan runtuhnya Orde Baru, tepatnya ketika lirik – lirik kritis mereka melalui nomor - nomor berlirik tajam seperti “Era Kurawa” dan “D.O.M” (kini diubah judulnya menjadi “Diam”) seringkali terngiang di telinga beberapa dari kita pada era itu melalui rilisan EP mereka. Menjadi pelatuk otomatis yang dengan sendirinya mengingatkan pada sebuah masa ketika band – band bergenre serupa begitu mempengaruhi penggila ramuan musik rock dan rap yang disebarkan oleh Zack de La Rocha bersama kawanan Rage Against The Machine.&lt;span style="font-size: 13.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Melalui sajian deretan musikal trash metal dengan sebuah nomor pembuka berjudul “Megalomaniac”, Betrayer kemudian berhasil meningkatkan suhu ruangan Green Café yang agak dingin, entah disebabkan oleh AC atau memang karena minimnya metalheads yang rela berjibaku di moshpit sehingga suhu tinggi tubuh dari kerumunan manusia yang kerap ditemui di gigs underground agak langka di awal - awal event tersebut. Sebenarnya sekumpulan manusia yang terdapat di depan panggung cukup padat, tapi sayangnya mereka memilih hanya menikmati suguhan musik dengan gerakan - gerakan kepala seadanya ketimbang untuk bergerak lebih liar lagi.&lt;span style="font-size: 13.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Seolah tak ambil pusing dengan hal itu, Betrayer lalu mengatasi keadaan dengan melanjutkan nomor - nomor beringas berikutnya seperti “Mesin Pembunuh”, “Depressionisme”, dan tentu saja tak tertinggal sebagai penutup, sebuah anthem klasik, “Bendera Kuning”.&lt;span style="font-size: 13.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Tampil kemudian tepat sebelum Master Wu adalah Audio Venus, band alternative-rock asal Bandung yang malam itu terlihat jelas memiliki satu aset penting, yakni Fatmanda, seorang vokalis wanita dengan kemampuan bernyanyi yang sama menawannya dengan kecantikan paras wajah yang dimiliki. Audio Venus adalah band yang sukses menjadi jagoan di ajang L.A Lights Indiefest 2010. Mereka menggarap beberapa nomor manis dengan warna distorsi gitar dominan dan cukup kental bebunyian sampler. Selain nomor andalan berjudul “Gone”, mereka juga memainkan cover version dengan amat baik dan cara berbeda dari lagu “Kala Sang Surya Tenggelam” milik GSP dan "Paint It Black" dari The Rolling Stones di samping lagu - lagu lain milik mereka.&lt;span style="font-size: 13.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Serampungnya Audio Venus, Master Wu mengguncang panggung melalui Era Kurawa dan Bungkam yang digarap secara medley. Dua nomor pembuka tersebut diambil dari dua generasi Master Wu. Cabikan demi cabikan Yudha pada bass menjaga keseimbangan raungan gitar yang dimainkan El dan Dawz. Tepat di antara ketiganya, vokalis Mada kebilang cukup prima dalam aksinya, mengingat bukanlah hal yang mudah ketika bertemu dinamisasi vokal khas Rap Metal yang harus menggabungkan tehnik &lt;i&gt;rapping&lt;/i&gt; yang agak ngebut bertemu &lt;i&gt;screaming&lt;/i&gt; gahar pada beberapa parts. Drummer Ino “Divine” pun secara tertib mengawal Master Wu lewat pukulan – pukulan bertenaga dengan tempo yang selalu terjaga. Selain nomor - nomor "berisik", mereka juga mengusung set akustik di sebuah nomor berjudul “Kisah Suci”. Di lagu itu, selain dibantu oleh beberapa additional players pada perkusi, Master Wu turut menggaet Fatmanda dari Audio Venus untuk melakukan aksi duet apik dengan Mada. Lagu “Kisah Suci” sendiri merupakan hidden track yang terdapat pada album “self titled”.&lt;span style="font-size: 13.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Tidak berlebihan apabila dalam press release mereka tertera sebuah kalimat yang menyatakan "dengan aransemen yang agresif dan kasar a la Master Wu, anda tidak akan menemukan lagi kemurnian rap rock yang sesungguhnya". Sebuah nomor andalan berjudul Errata, adalah bukti otentik dari pengakuan tersebut. Errata menjadi penutup aksi marathon Master Wu yang berwujud perkawinan silang antara rap dan metal dengan distorsi tebal, bertempo menderu yang menjadi nyawa lagu, dan diracik secara jeli melalui fill-in instrumen - instrumen menonjol dengan lapisan vokal yang maksimal. Dengan kata lain, Master Wu telah muncul kembali dari pertapaan panjang berbuah senjata magis, yakni sebuah album baru dengan 12 tracks yang layak diperhitungkan.&lt;span style="font-size: 13.5pt; font-style: italic;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-style: italic; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-style: italic; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Congrates once again, comrades!&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 13.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3146536864303918457-571782964105927848?l=brossandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://brossandi.blogspot.com/feeds/571782964105927848/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://brossandi.blogspot.com/2011/07/siapa-bilang-rap-metal-telah-punah.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3146536864303918457/posts/default/571782964105927848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3146536864303918457/posts/default/571782964105927848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brossandi.blogspot.com/2011/07/siapa-bilang-rap-metal-telah-punah.html' title='Siapa Bilang Rap Metal Telah Punah?'/><author><name>Sandi Eko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00124643199997261932</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-shkZy82RIQM/Ti46evNLV-I/AAAAAAAAAHQ/QOOLVRfDdvE/s220/IMG_0253.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-nAgJhoHA-HM/TiwKrTpGlII/AAAAAAAAAGI/BIz9C-Ds7D0/s72-c/100_3060.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3146536864303918457.post-8009005710003202715</id><published>2011-03-29T09:58:00.000-07:00</published><updated>2011-07-26T05:30:56.577-07:00</updated><title type='text'>SUEDE : DI ANTARA REPLIKA DAN PERCIKAN KENANGAN</title><content type='html'>&lt;div style="background-color: transparent;"&gt;&lt;div id="internal-source-marker_0.8207039991393685" style="margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Walaupun saya kehilangan momen 2003, beruntungnya saya dapat menyaksikan penampilan Suede dua pekan lalu yang berhasil membuat ratusan penggemarnya (serta bukan), merasa disanjung tinggi - tinggi. Performa total para pria setengah baya yang sempat menjadi trendsetter dalam musik dan fashion itu membelalak-kan mata dan telinga muda - mudi lintas generasi pada kesempatan konser kedua mereka di Jakarta tersebut. Padahal mereka kini tidak se-&lt;i&gt;hits&lt;/i&gt; tigabelasan tahun lalu ketika Beautiful Ones dan Trash terdengar begitu membosankan akibat terlalu sering menjadi hymne wajib yang dimainkan di pensi - pensi sekolah maupun &lt;i&gt;gigs&lt;/i&gt;&amp;nbsp;sekitaran Jakarta, bersanding dengan musik - musik Blur, Oasis, The Smiths, Pulp, Space, dan lain-lain sejenis itu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Di era yang sama bahkan seorang teman sekelas saya ketika masih mengikuti bimbel di daerah Sambas Jakarta Selatan getol mencorat coret benda di sekitarnya, tak luput menjadi korban adalah seragam sekolahnya yang ditulisi sebuah nama parodi “Brett (Ali) Anderson”, saking besarnya figur tersebut bagi anak 18 tahunan itu (entah dimana rimbanya sekarang). Ditambah lagi rekan satu meja ketika kelas 3 SMA, Rega Vanjiwara (betul, Rega si drummer sejuta genre itu!) yang saat nge-band selalu menggeber lagu - lagunya Brett Anderson cs., Cardigans, dan EMF. Hmm.., sorry! Tulisan ini sesuai judul memang sengaja menjadi sebuah tulisan akibat percikan kenangan beberapa teman yang namanya saya sebutkan itu, alhamdulillah terwakili oleh penampilan hangat Brett Anderson cs. versi "hidup" beberapa waktu lalu di Kemayoran. &amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Terima kasih Brett, Neil, Matt, Richard, dan Neil, atas sentuhan manis di jemari, telinga, dan mata para fans yang merindukan kalian pada tempat yang benar dan malam yang tepat, &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Saturday Night!&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="white-space: pre-wrap;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="white-space: pre-wrap;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="background-color: transparent; font-style: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline; white-space: pre-wrap;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;img height="375px;" src="https://lh3.googleusercontent.com/m0vNN92xeuMCxX9eAe8XNNeu0IFbk8kq0Sv8VL5MZOyMO5Z8CMzYdiITlcRsOFhXYowx1ZV4Ip8I6uV3tSPd0HTypRm-RRcfTg1bvRbDfPl6CUQQqvM" width="500px;" /&gt;&lt;span style="background-color: transparent; font-style: normal; font-weight: normal; text-decoration: underline; vertical-align: baseline; white-space: pre-wrap;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: transparent; font-style: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline; white-space: pre-wrap;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="white-space: pre-wrap;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit; line-height: 14px; white-space: normal;"&gt;&lt;strong class="username" id="yui_3_3_0_1_1301416958285809" style="display: block; font-style: normal; line-height: 13px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong class="username" id="yui_3_3_0_1_1301416958285809" style="display: block; font-style: normal; line-height: 13px; margin-top: 0px;"&gt;Photo : &lt;span class="Apple-style-span" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: #0063dc; background-image: initial; background-origin: initial; color: black;"&gt;&lt;a href="http://www.flickr.com/photos/simononly/" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: #0063dc; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;simononly&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; line-height: 14px;"&gt;&lt;strong class="username" id="yui_3_3_0_1_1301416958285809" style="display: inline !important; font-style: normal; line-height: 13px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; line-height: 14px;"&gt;&lt;strong class="username" id="yui_3_3_0_1_1301416958285809" style="display: inline !important; font-style: normal; line-height: 13px; margin-top: 0px;"&gt;&amp;nbsp;from flickr.com&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3146536864303918457-8009005710003202715?l=brossandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://brossandi.blogspot.com/feeds/8009005710003202715/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://brossandi.blogspot.com/2011/03/suede-di-antara-replika-dan-percikan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3146536864303918457/posts/default/8009005710003202715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3146536864303918457/posts/default/8009005710003202715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brossandi.blogspot.com/2011/03/suede-di-antara-replika-dan-percikan.html' title='SUEDE : DI ANTARA REPLIKA DAN PERCIKAN KENANGAN'/><author><name>Sandi Eko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00124643199997261932</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-shkZy82RIQM/Ti46evNLV-I/AAAAAAAAAHQ/QOOLVRfDdvE/s220/IMG_0253.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3146536864303918457.post-4408465718081807896</id><published>2010-05-09T04:24:00.000-07:00</published><updated>2011-11-02T21:39:31.670-07:00</updated><title type='text'>Kebangkitan Shoegaze dan Noise Rock!!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_sOUiC-r_1_c/S-aWveAOwZI/AAAAAAAAADg/N4gvSGmZkqw/s1600/Crystal+Ship.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="265" src="http://4.bp.blogspot.com/_sOUiC-r_1_c/S-aWveAOwZI/AAAAAAAAADg/N4gvSGmZkqw/s400/Crystal+Ship.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Foto :Antonius  Aditya Kurniawan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;If Its Too Loud, You're Too Old! &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;agaknya menjadi slogan yang kurang cocok bagi saya saat itu, bukan karena kebisingan yang disajikan malam itu melainkan karena faktor usia! Ya, saya menjadi &lt;i&gt;too old&lt;/i&gt; malam itu karena kebanyakan yang hadir di acara Titik Temu (02/05/10) oleh FDG-UPH itu rata - rata selisihnya lebih dari 5 tahun di bawah usia saya. Wajah - wajah belia penuh semangat hilir mudik ketika saya baru memasuki lobby EMAX Kemang yang sebagian areanya sudah disulap menjadi ajang pameran seni rupa oleh panitia. Saya pun kemudian mencari asal suara live music yang menyambut saya dari sebuah ruangan, sedikit lega karena lagu yang kebetulan menyambut kedatangan saya adalah Blue Monday, sebuah lagu yang pernah menjadi &lt;i&gt;anthem&lt;/i&gt;&amp;nbsp;di dua dekade tahun 80 sampai 90-an.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kedatangan saya malam itu juga memang atas undangan Reno, kabarnya ia dan band-nya, "Crystal Ship" akan tampil untuk yang pertama kalinya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sambil berkenalan dengan beberapa personil Crystal Ship dan kawanan dari&amp;nbsp; mereka, berbatang rokok 234 pun ludes dengan diiringi sang waktu dan soundtrack musik dari&amp;nbsp; band - band kampus yang tampil, serta obrolan yang juga ikut menyublim ke langit Kemang malam itu bersama asap - asap nikotin kami. Setelah beberapa band berlalu, sekarang giliran Strawberry Wine yang tampil. Suara sang vokalis wanita dalam seketika&amp;nbsp; bercampur dengan distorsi&amp;nbsp; gitar yang meraung, lekat sekali dengan nuansa My Bloody Valentine. Kalau tidak salah mereka bahkan sempat menyelipkan lagu MBV "Never say goodbye" dalam penampilannya. Hingga akhir aksi mereka, gitaris Strawberry Wine getol mengeluarkan suara - suara&amp;nbsp; gitar feedback a la noise-rock era yang diusung oleh para pendahulu mereka. Sebuah pertunjukkan musik alternatif yang tadinya saya pikir di Jakarta sudah punah ini patut dipuji. Di tengah gegap gempita sebagian besar musisi muda yang tengah headbanging sambil membentuk devil-horn lewat jemari lentik mereka, Strawberry Wine malah berani untuk kembali &lt;i&gt;flashback&lt;/i&gt;&amp;nbsp;15 tahun ke belakang, era ketika panggung musik dirajai oleh kemeja gombrong, pedal efek gitar yang menjadi momok, dan distorsi yang sengaja dibuat bising.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berikutnya adalah band penutup yang menjadi alasan saya berada di tempat itu, Crystal Ship atau Crystal Meth seperti yang tertera di pamflet acara. Tak&amp;nbsp; hanya personil mereka, beberapa groupies-pun terlihat ikut naik panggung. Sedangkan&amp;nbsp;di saat rekannya sibuk menyiapkan senjatanya masing - masing,&amp;nbsp;Jojo (gitar) seperti anak muda yang kegirangan karena akhirnya band-nya itu bisa manggung di muka umum. Tak lama mereka pun menggeber musiknya, Reno sang vokalis&amp;nbsp; tak diduga merangsek dari kerumunan penonton dan langsung menjadikan panggung mereka bak sebuah trampolin! Ya, sepanjang pertunjukkan, personil Crystal Ship kerap berjingkrakan seperti anak - anak di taman bermain. Selain beberapa lagu dari karya mereka yang kebilang destruktif dan &lt;i&gt;energetic&lt;/i&gt;, mereka juga membawakan "Run run run", dan "&lt;i&gt;Venus&lt;/i&gt; in Furs" dari The Velvet Underground.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu menjadi yang paling eksplosif bagi saya, dengan jenis musik era  awal alternative- (noise) rock yang telah meledak kembali lewat aksi  Strawberry Wine dan Crystal Ship. Crystal Ship malam itu bahkan seperti mencoba menghidupkan kembali sebuah genre musik yang hampir mati di scene musik lokal. "&lt;i&gt;Kami The Crystal Ship dan kami adalah masa depan musik Indonesia!&lt;/i&gt;", ujar Reno di akhir penampilan. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3146536864303918457-4408465718081807896?l=brossandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://brossandi.blogspot.com/feeds/4408465718081807896/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://brossandi.blogspot.com/2010/05/malam-paling-eksplosif-di-ajang-titik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3146536864303918457/posts/default/4408465718081807896'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3146536864303918457/posts/default/4408465718081807896'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brossandi.blogspot.com/2010/05/malam-paling-eksplosif-di-ajang-titik.html' title='Kebangkitan Shoegaze dan Noise Rock!!'/><author><name>Sandi Eko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00124643199997261932</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-shkZy82RIQM/Ti46evNLV-I/AAAAAAAAAHQ/QOOLVRfDdvE/s220/IMG_0253.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_sOUiC-r_1_c/S-aWveAOwZI/AAAAAAAAADg/N4gvSGmZkqw/s72-c/Crystal+Ship.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3146536864303918457.post-2991574351226559231</id><published>2010-05-02T08:49:00.000-07:00</published><updated>2011-11-02T21:27:04.251-07:00</updated><title type='text'>RILIS ALBUM PAPAN LUNCUR</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;FIRST&lt;/span&gt;, saya ingin mengingatkan bahwa tulisan ini&amp;nbsp; tidak begitu up to- date, karena masalah waktu saya baru sempat nulis topik ini (selain juga masalah &lt;i&gt;mood..&amp;nbsp;&lt;/i&gt;). Minggu lalu tanggal 25 April 2010, seorang kawan&amp;nbsp; saya, yakni Dull Jhony a.k.a N'zen meluncurkan album bersama band-nya PAPAN LUNCUR. Berikut adalah petikan dari acara tersebut.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_sOUiC-r_1_c/S92bkIp4hlI/AAAAAAAAADY/x2kUS_zz9nQ/s1600/PALU.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/_sOUiC-r_1_c/S92bkIp4hlI/AAAAAAAAADY/x2kUS_zz9nQ/s320/PALU.jpg" width="226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #93c47d;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: #666666; color: #93c47d; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;EJAKULASI DINI DI PESTA RILIS ALBUM PAPAN LUNCUR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Walau akhirnya tampil sebagai band pamungkas, yang empunya hajat band&amp;nbsp; ska PAPAN LUNCUR justru mendapat jatah lagu yang dimainkan paling sedikit, untung bagi mereka karena tertolong dengan sesi pemanasan yang mereka lakukan sebelumnya di tengah - tengah acara.&amp;nbsp;&lt;/i&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Salam dari utara!!" begitu kata Widi vokalis dari Final Attack saat berupaya membakar panggung The Green Kafe Kemang sekitar pukul 9 malam Minggu (25/04/10) yang lalu, sebuah salam yang membuka deretan nomor-nomor cadas dengan menu utama khas growling rendah berbalut dengan distorsi gitar  nian tebal. Jargon itu dengan seketika mengundang yang datang untuk merangsek ke depan panggung untuk melakukan ritual slam-dance. "This is hardcore music!" katanya sambil menjelaskan kepada pihak panitia untuk tidak represif pada kerumunan itu. Beberapa lagu pun sukses menghangatkan ruangan, sebelumnya Sweet as Revenge pun melakukan yang hampir sama, hanya saja dengan sentuhan emo-core yang lebih kental. Sweet as Revenge sempat membawakan Alma Matters versi mereka, dan sepertinya itu menjadi semacam hadiah untuk Dull yang sepengetahuan tahu saya ia memang termasuk pemuja pria Inggris kharismatik bernama lengkap Steven Patrick Morrissey tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Itu hanya sedikit bagian dari aksi - aksi pembuka pada acara Launching Party album debut (kedua) dari Band Ska Ibukota, PAPAN LUNCUR. Menggelitik memang, debut album kok kedua? Sebenarnya album Feel The Beats merupakan album debut mereka dalam mengusung musik Ska setelah mereka mengubah haluan dari album pertama yang pernah edar sekitar 8 tahun lalu (ketika masih memainkan melodic-punk). "Kalo menurut gw ini album kedua sebenernya", ujar Dull. "Awalnya kita pingin gabungin melodic (&lt;i&gt;punk&lt;/i&gt;-red) sama terompet, tapi jadinya malah maen Ska, yaudah sekalian aja, lagian feel-nya kita lebih mantep di Ska", imbuhnya saat ditanya mengenai perubahan aliran musik mereka.&amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Deretan nama - nama band pengisi acara kebilang awam, sebut saja THE SPEAKERS, Jiung, Monkey Boots, hingga Last Child menjadi menu santapan para remaja penggila berbagai varian genre musik yang hadir pada pesta tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PAPAN LUNCUR akhirnya tampil di penghujung acara dengan formasi lengkap setelah aksi Last Child, band melodic punk yang selain membawakan lagu sendiri, mereka juga memainkan "Mungkinkah" dari Stinky. Agaknya Last Child ingin memberi sedikit pencerahan mengenai bagaimana lagu ini seharusnya dimainkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya karena agenda acara yang ngaret dan perkara diplomasi dengan pihak Green Kafe yang agaknya kurang berhasil, PAPAN LUNCUR hanya sempat membawakan 2 lagu di akhir acara tersebut. Dengan sambutan yang tetap meriah dari para rudeboys yang setia, mereka sukses menutup acara dengan meng-cover "Monkey Man" &lt;i&gt;(Toots and the Maytals)&lt;/i&gt; bersama&amp;nbsp; Denny dari Monkey Boots, dan satu lagu garapan mereka sendiri berjudul "Pogo Dance", yang juga masuk ke dalam &lt;b&gt;"Kategori Favorite Reggae and Ska Song"&lt;/b&gt;&amp;nbsp;pada sebuah penghargaan musik dalam negeri bertajuk&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.icema.co.id/"&gt;Indonesia Cutting Edge Music Award 2010&lt;/a&gt; .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika artis utama biasanya memuaskan yang hadir dengan jatah lagu yang berlebih, ironisnya para penggemar PAPAN LUNCUR harus mengalami ejakulasi dini, ketika pertunjukkan harus berhenti saat kepuasan belum sampai puncaknya, yakni di cukup dua lagu saja. Semoga PAPAN LUNCUR di kemudian hari semakin sering berlatih di &lt;i&gt;gym&lt;/i&gt;, sehingga ejakulasi akan sampai pada saat yang tepat di gigs - gigs berikutnya..&amp;nbsp;&lt;i&gt;Cheers and let's pogo dance!&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3146536864303918457-2991574351226559231?l=brossandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://brossandi.blogspot.com/feeds/2991574351226559231/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://brossandi.blogspot.com/2010/05/release-album-papan-luncur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3146536864303918457/posts/default/2991574351226559231'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3146536864303918457/posts/default/2991574351226559231'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brossandi.blogspot.com/2010/05/release-album-papan-luncur.html' title='RILIS ALBUM PAPAN LUNCUR'/><author><name>Sandi Eko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00124643199997261932</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-shkZy82RIQM/Ti46evNLV-I/AAAAAAAAAHQ/QOOLVRfDdvE/s220/IMG_0253.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_sOUiC-r_1_c/S92bkIp4hlI/AAAAAAAAADY/x2kUS_zz9nQ/s72-c/PALU.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3146536864303918457.post-6393367795096796829</id><published>2010-04-04T08:00:00.000-07:00</published><updated>2011-11-02T20:48:57.789-07:00</updated><title type='text'>Yang Tercecer dari Salihara</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Dengan tidak bermaksud untuk mencoreng penampilan terbaik Risky Summerbee &amp;amp; The Honeythief dan Melancholic Bitch malam itu, dan sama sekali tanpa rasa ingin mengecewakan pihak tertentu, inilah sebuah catatan &lt;b&gt;Yang Tercecer dari Salihara&lt;/b&gt; dari saya..&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_sOUiC-r_1_c/S7inakLOP2I/AAAAAAAAAC4/dutLwgXFch8/s1600/Melbi+feat.+Silir+Pujiwati.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="http://3.bp.blogspot.com/_sOUiC-r_1_c/S7inakLOP2I/AAAAAAAAAC4/dutLwgXFch8/s400/Melbi+feat.+Silir+Pujiwati.jpg" width="266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Foto : Swandi Ranadila dari  &lt;i&gt;www.weneedmorestages.com&lt;/i&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 align="center" style="color: #93c47d; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 115%;"&gt;Melancholic Bitch dan Risky Summerbee &amp;amp;  The Honeythief &lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #93c47d; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt; &amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Batal berkolaborasi dengan Cholil Mahmud, Melancholic Bitch berhasil menobatkan lirik kritis mereka  sebagai sebuah Nasihat Yang Baik. Sebelumnya, Risky Summerbee &amp;amp; The Honeythief  tidak kedapatan mencuri madu atau apapun, kecuali respon yang maksimal dari  penonton Salihara.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; line-height: 115%;"&gt;“Kami ingin bebas, dan  setidaknya berbentuk,” ujar Yennu Ariendra menyambung penjelasan Ugoran Prasad mengenai album kedua mereka, Balada  Joni dan Susi. Pernyataan itu mereka ungkapkan kepada wartawan di salah  satu sudut ruangan Kafe Teater Salihara, Pasar Minggu seusai pertunjukkan tanggal  24 Maret 2010 kemarin. Tajuk acara &lt;i&gt;Flight To Dystopia&lt;/i&gt; sedikit merepresentasikan perjalanan musik mereka, setidaknya sebagai  sebuah ajang reklamasi album, apabila kurang setuju dengan istilah “tour-promo”.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; line-height: 115%;"&gt;Sebelumnya, sekitar pukul  delapan malam &lt;i&gt;Risky&lt;/i&gt; &lt;i&gt;Summerbee &amp;amp; The Honeythief&lt;/i&gt; dengan hangat membuka konser di bawah dinginnya &lt;i&gt;AC&lt;/i&gt; (&lt;i&gt;Air Conditoner&lt;/i&gt;) auditorium Teater Salihara. Tempat itu menjadi saksi  atas sebuah pengalaman psychedelic, lengkap dengan ornamen payung warna – warni yang  dipasang menggantung di langit – langit panggung. Sekilas konsepnya mengingatkan  pada video Rufus Wainwright di lagu “Across The Universe”. Lighting dan sound  system berperan baik selama mengiringi penampilan kedua band experimental rock  pentolan asal Yogyakarta tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; line-height: 115%;"&gt;Keseluruhan setlist yang  dimainkan cukup membuktikan bahwa para personil &lt;i&gt;Risky&lt;/i&gt; &lt;i&gt;Summerbee &amp;amp; The  Honeythief &lt;/i&gt;adalah sebuah kolektif dengan musikalitas sempurna. Sajian musik dengan skill kualitas  tinggi bercampur dengan karakteristik musik psikadelia berbahaya. Tak butuh waktu lama bagi Risky dan kawan – kawan &amp;nbsp;untuk dapat menyengat 300-an orang yang hadir. Konsep mereka tersusun rapi sehingga menghasilkan  sebuah pagelaran musik yang solid. Sesekali beberapa personil bergantian keluar–masuk  area panggung untuk mencapai alur konser yang apik dan esensi panggung yang maksimal.  Kesan multi-talenta dari Risky (gitar//vokal ) terlihat, ia beberapa kali  bertukar posisi dengan Erwin Zubiyan (gitar//kibor), keduanya bergantian memainkan  kibor menemani Nadya Hatta. Risky Summerbee sendiri malam itu membuai, seringkali ia mengeluarkan suara – suara melalui  besutan slide pada gitarnya. Selain lagu – lagu dari album debut “The Place I Wanna Go”  seperti “Fireflies”, “With You” dan lain - lain, &lt;i&gt;Risky&lt;/i&gt; &lt;i&gt;Summerbee &amp;amp; The Honeythief&lt;/i&gt; juga memainkan ”With A Little Help From My Friend” versi  mereka. Penampilan &lt;i&gt;Risky&lt;/i&gt; &lt;i&gt;Summerbee &amp;amp; The Honeythief &lt;/i&gt;malam  itu lumrah mendapat acungan jempol.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Setelah tertunda 15 menit  jeda istirahat, yang paling dinantikan pun akhirnya beraksi. Lewat formasi lengkap, yaitu Y&lt;/span&gt;osef Herman  Susilo (Electric Guitar), Ugoran Prasad (Vokal), Teguh Hari Prasetya (Bass),  Yennu Ariendra,&amp;nbsp; Septian Dwirima (Drum//Laptop) dan dibantu Wiryo Pierna Haris (Gitar).&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;Melancholic Bitch secara bertubi - tubi menjejali kuping  penonton dengan lagu – lagu dari album-penuh Balada Joni Dan Susi. &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;"&lt;/span&gt;Kartu Pos Bergambar  Jembatan Golden gate, San Fransisco&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;" membuka  penampilan  mereka dilanjutkan &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;“Bulan Madu”  dan “7 Hari Menuju Semesta”. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Di lagu “Distopia”  kehadiran Silir Pujiwati, sang sindhén&lt;b&gt; &lt;/b&gt;bersuara ajaib mempercantik penampilan Melbi. Ketika sampai di ujung lagu,  ia menghampiri penonton seraya mengajak menyanyikan penggalan lirik  Distopia, &lt;i&gt;“Bersama –sama kita, bersama – sama selamanya…”, &lt;/i&gt;interaksi Melbi dengan penonton naik tingkat di momen ini.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; line-height: 115%;"&gt;Vokalis Ugoran Prasad di  tiap jeda lagu selalu bernarasi singkat mengenai benang merah kehidupan Joni dan Susi yang saling  berkaitan. Joni dan Susi merupakan tokoh utama dalam album konsep ini, yang  menurut pengakuan mereka terinspirasi dari sebuah berita kriminal di koran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;“Nasihat Yang Baik” yang&amp;nbsp; rencananya akan dimainkan bersama Cholil Mahmud, akhirnya diketahui batal karena Efek Rumah Kaca pada hari  yang sama sedang menggelar pertunjukkan di Bandung, tak luput dari setlist malam itu. Absennya Cholil malam itu  tidak begitu signifikan pada penampilan Melbi. &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;“Nasihat Yang Baik” &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;tetap sukses menghipnotis  semua yang hadir. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Sepanjang penampilannya, Ugo meliuk - liukan tubuhnya bak pantomim, dan kadang tertangkap bagai deklamator ulung yang merepresentasikan naskah pidatonya dengan cara bernyanyi. Melengkapi penampilan malam itu,  pada sesi encore mereka menutup dengan 3 lagu dari album terdahulu. Setelah lagu easy-listening dengan lirik brilian, “Tentang Cinta”, nomor berjudul “Sepasang Kekasih Yang Pertama Bercinta di Luar Angkasa” pun  dimainkan, sebuah lagu yang baru – baru ini diaransemen ulang dengan amat  baik oleh pianis belia handal,&lt;/span&gt; Leilani Hermiasih a.k.a&lt;span style="line-height: 115%;"&gt; Frau.&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt; Andreaz Oki Gembus  (Mock Me Not) pun  ikut diberi kesempatan mencengkeram gitarnya bersama Melbi di penghujung  aksi mereka.&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt; “The Street” (juga  diambil dari album Anamnesis) menjadi penutup malam itu.&amp;nbsp; Alhasil, di akhir aksi spektakuler mereka, &lt;i&gt;Melancholic Bitch&lt;/i&gt; dihadiahi &lt;i&gt;standing applause&lt;/i&gt; oleh para penggemarnya dari tribun Salihara yang telah menjadi lebih hangat dari sebelumnya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3146536864303918457-6393367795096796829?l=brossandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://brossandi.blogspot.com/feeds/6393367795096796829/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://brossandi.blogspot.com/2010/04/yang-tercecer-dari-salihara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3146536864303918457/posts/default/6393367795096796829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3146536864303918457/posts/default/6393367795096796829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brossandi.blogspot.com/2010/04/yang-tercecer-dari-salihara.html' title='Yang Tercecer dari Salihara'/><author><name>Sandi Eko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00124643199997261932</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-shkZy82RIQM/Ti46evNLV-I/AAAAAAAAAHQ/QOOLVRfDdvE/s220/IMG_0253.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_sOUiC-r_1_c/S7inakLOP2I/AAAAAAAAAC4/dutLwgXFch8/s72-c/Melbi+feat.+Silir+Pujiwati.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3146536864303918457.post-5437342203298766640</id><published>2010-03-08T08:15:00.000-08:00</published><updated>2011-11-02T20:20:07.681-07:00</updated><title type='text'>Kamera DSLR Yang (kadang) Merepotkan!!</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace;"&gt;"Hello.. hello.. hello.. hello, how low?"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kamera DSLR hampir sepuluh tahun ke belakang amat membantu para fotografer saat mengerjakan tugasnya. Kamera manual/analog pun mulai ditinggalkan, namun hingga sekitar 3 tahun yang lalu saya masih bisa bertahan dengan kecintaan terhadap Nikon FM10 kesayangan saya. Merupakan kepuasan tersendiri bagi saya untuk mengokang kamera, menyesuaikan speed dengan diafragma hingga akhirnya tetap penasaran sampai hasilnya dicetak. Maklum saja tanpa live preview di kamera apalagi sampai bisa ngintip di layar komputer. Bahkan kalau saking rasa penasarannya tak tertahankan, minimal kita bisa cetak positif dengan gambar kecil2.. itupun biayanya lebih mahal dan tetap harus nyetak sesuai ukuran yang kita inginkan (seingat saya per lembar 1000 rupiah untuk 4R). Belum lagi kita harus membuang lembaran yg gagal. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rasanya sekarang keteguhan itu mulai runtuh juga. Saya masih cinta dengan kamu "FM10".. tapi saya juga butuh DSLR! Kamu tetap akan saya ajak jalan - jalan mengelilingi malam Jakarta seperti jaman kuliah&amp;nbsp;dulu, bertemu orang2 hebat di jalan, motret&amp;nbsp;gigs&amp;nbsp;street punk sampai rock and roll (Brigade of Bridge, &amp;nbsp;Stupidity, Tony Q, Upstairs, the Brandals hingga NofX (Kemayoran 2007) pernah menjadi korban FM1O saya).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Entah kapan saya bisa punya DSLR sendiri.. karena memang (kadang) terbukti&amp;nbsp;merepotkan tanpanya!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #3d85c6;"&gt;&lt;b&gt;FM10&lt;/b&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_sOUiC-r_1_c/S5Ud_NhSkKI/AAAAAAAAABk/0PCYBsqhpBU/s1600-h/nikon_fm10.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="243" kt="true" src="http://2.bp.blogspot.com/_sOUiC-r_1_c/S5Ud_NhSkKI/AAAAAAAAABk/0PCYBsqhpBU/s320/nikon_fm10.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_sOUiC-r_1_c/S5UfqMC4f7I/AAAAAAAAABs/l2V1yoSaVcg/s1600-h/foto-produk.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" kt="true" src="http://4.bp.blogspot.com/_sOUiC-r_1_c/S5UfqMC4f7I/AAAAAAAAABs/l2V1yoSaVcg/s320/foto-produk.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #3d85c6;"&gt;&lt;b&gt;DSLR impian&lt;/b&gt; .. &amp;gt;&amp;gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3146536864303918457-5437342203298766640?l=brossandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://brossandi.blogspot.com/feeds/5437342203298766640/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://brossandi.blogspot.com/2010/03/sebuah-kamera-dslr-yg-kadang-merepotkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3146536864303918457/posts/default/5437342203298766640'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3146536864303918457/posts/default/5437342203298766640'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brossandi.blogspot.com/2010/03/sebuah-kamera-dslr-yg-kadang-merepotkan.html' title='Kamera DSLR Yang (kadang) Merepotkan!!'/><author><name>Sandi Eko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00124643199997261932</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-shkZy82RIQM/Ti46evNLV-I/AAAAAAAAAHQ/QOOLVRfDdvE/s220/IMG_0253.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_sOUiC-r_1_c/S5Ud_NhSkKI/AAAAAAAAABk/0PCYBsqhpBU/s72-c/nikon_fm10.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3146536864303918457.post-7779036315330754950</id><published>2010-02-21T00:42:00.001-08:00</published><updated>2011-11-02T21:21:14.697-07:00</updated><title type='text'>Sebuah perjalanan jauh ke negeri seberang bersama Melbi</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_sOUiC-r_1_c/S4D37Q8Z_XI/AAAAAAAAABY/B9yGRB1eSAE/s1600-h/20091120_050342_MELBh.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5440620947396230514" src="http://1.bp.blogspot.com/_sOUiC-r_1_c/S4D37Q8Z_XI/AAAAAAAAABY/B9yGRB1eSAE/s320/20091120_050342_MELBh.jpg" style="cursor: hand; cursor: pointer; float: right; height: 214px; margin: 0 0 10px 10px; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_sOUiC-r_1_c/S4D3weprW5I/AAAAAAAAABQ/p6W6sxcBa4I/s1600-h/imagesCA98YGL2.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5440620762097212306" src="http://3.bp.blogspot.com/_sOUiC-r_1_c/S4D3weprW5I/AAAAAAAAABQ/p6W6sxcBa4I/s320/imagesCA98YGL2.jpg" style="cursor: hand; cursor: pointer; float: left; height: 115px; margin: 0 10px 10px 0; width: 116px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekali lagi saya jatuh cinta kepada sebuah produk yang dihasilkan oleh kongsi manusia dalam sebuah grup seni musik. Mereka adalah Melancholic Bitch asal D.I.Y, Indonesia. Mereka dapat dibilang sebagai salah satu dedengkot musik alternative-rock tanah air. Mulai mengibarkan bendera Melbi sejak tahun 1999.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengenai seperti apakah musik Melancholic Bitch itu?Itu adalah pertanyan yang sulit dijawab bagi yang sebenarnya hanya iseng bertanya dan tidak pernah mau memenuhi selera musik mereka dengan bebas.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut saya, mereka harus didengarkan. Walaupun bukan metal, dan bahkan unsur rock pun masih dalam level standar, namun lirik mereka cadas.&amp;nbsp;Dari ketiga album yang pernah mereka produksi, yang teranyar berjudul "Balada Joni dan Susi", sebuah jawaban atas kerinduan bertahun-tahun yang masih berbuah manis. Coba dengarkan album tersebut, demi merasakan berbagai pengalaman dan kepedihan seperti yang dialami oleh "&lt;span class="Apple-style-span" style="text-align: -webkit-auto;"&gt;Joni dan Susi" dalam dunia cinta mereka sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;*Foto: Rolling Stone Indonesia&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3146536864303918457-7779036315330754950?l=brossandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://brossandi.blogspot.com/feeds/7779036315330754950/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://brossandi.blogspot.com/2010/02/sebuah-perjalanan-jauh-ke-negeri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3146536864303918457/posts/default/7779036315330754950'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3146536864303918457/posts/default/7779036315330754950'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brossandi.blogspot.com/2010/02/sebuah-perjalanan-jauh-ke-negeri.html' title='Sebuah perjalanan jauh ke negeri seberang bersama Melbi'/><author><name>Sandi Eko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00124643199997261932</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-shkZy82RIQM/Ti46evNLV-I/AAAAAAAAAHQ/QOOLVRfDdvE/s220/IMG_0253.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_sOUiC-r_1_c/S4D37Q8Z_XI/AAAAAAAAABY/B9yGRB1eSAE/s72-c/20091120_050342_MELBh.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3146536864303918457.post-8304703331353894309</id><published>2010-02-19T10:31:00.000-08:00</published><updated>2011-10-31T03:56:30.008-07:00</updated><title type='text'>Reuni Ini Mengingatkan Saya Lebih Dari Itu..(repost)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ini merupakan copy paste dari blog saya di site sebelumnya, entah karena error atau lupa password yang tak tersolusikan, hingga saya akhirnya membuat akun baru di sini. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Reuni ini mengingatkan saya lebih dari itu,,&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Posted by tanganterbuka in Feb 15, 2010, under Uncategorized&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Salut" adalah satu - satunya yang bisa keluar (atau malahan tidak sama sekali, karena&amp;nbsp; buktinya&amp;nbsp; hanya mengawang di ubun - ubun mulut saya) buat Anda dan Andi dari Twins Music. Kedua orang ini jelas sekali memiliki kontribusi yang besar untuk musik Indonesia. Bahkan saat hari Ulang Tahun, merekapun mendedikasikannya untuk musik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejak siang memang saya sengaja mematok kaki saya untuk tidak beranjak jauh dari lingkungan Bulungan, karena momen itu bakalan langka (setidaknya awalnya yang saya duga bakalan seperti itu). Ya, akhirnya dugaan saya memang terbukti! Ketika datang, saya langsung dijamu &lt;i&gt;bangkutaman&lt;/i&gt;.. lalu &lt;i&gt;fable.. &lt;/i&gt;lalu&lt;i&gt; Pestolaer.. &lt;/i&gt;lalu secara berturut - turut&lt;i&gt; Mantra.. Kripik Peudeus… naif.&lt;/i&gt;  Bagaimana band sekeren&amp;nbsp;&lt;i&gt;SORE! &lt;/i&gt;tampil dengan kostum SMU, jurnalis musik Soleh Solihun, didaulat menjadi MC bersama Saleh Husein dari White Shoes. Melanie Subono, Arie Daginkz, Joko Anwar, Yaya (Grausig), rumahsakit (reuni).. dan lain lain pun turut hadir dan meramaikan acara. Maaf bagi yang tidak saya sebutkan bukan berarti tidak berarti, justru jauh lebih dari itu semua, band yang ada hari itu kesemuanya menyajikan aksi-aksi yang “Komplit dan MANTAP”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mereka tampil atraktif bahkan  maksimal, melebihi yang pernah saya saksikan  sebelumnya, terasa sekali keintiman mereka saat itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menjelang jam 12 malam saat penampil terakhir naik pentas, artinya Bulungan menjemput tanggal 8 Februari 2010 bersama The Brandals dan barikade Rock and Roll Ibukota yang setia menunggu sejak sore. Kebetulan The Brandals memang menjadi Band penutup malam itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya pun menarik kesimpulan untuk hari itu. Mereka ada di Bulungan hari itu dengan dua sebab, sedikit mengutip dari The Upstairs yaitu &lt;i&gt;“Kami Datang Untuk Musik (dan Pertemanan)”.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;*Sedikit dedikasi saya untuk musik, dan untuk mereka semua yang ada hari itu&amp;nbsp;&lt;a href="http://rollingstone.co.id/read/2011/02/08/182518/1563376/1093/from-friends-to-friends"&gt;From Friends To Friends&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3146536864303918457-8304703331353894309?l=brossandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3146536864303918457/posts/default/8304703331353894309'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3146536864303918457/posts/default/8304703331353894309'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brossandi.blogspot.com/2010/02/reuni-ini-mengingatkan-saya-lebih-dari.html' title='Reuni Ini Mengingatkan Saya Lebih Dari Itu..(repost)'/><author><name>Sandi Eko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00124643199997261932</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-shkZy82RIQM/Ti46evNLV-I/AAAAAAAAAHQ/QOOLVRfDdvE/s220/IMG_0253.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3146536864303918457.post-1297352190260458107</id><published>2010-02-19T09:22:00.000-08:00</published><updated>2011-10-31T03:34:45.951-07:00</updated><title type='text'>Yup, saya baru saja  nge blog!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salam..blog pertama saya ini merupakan jawaban atas pertanyaan kalian &lt;i&gt;"Hari gini lo baru nge blog?"&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ya, saya memang sedikit ketinggalan kereta dalam beberapa hal,contohnya : &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1.Musik. Walau sering ketinggalan, izinkan saya nanti untuk berbagi tentang musik sebatas pengetahuan dan selera saya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2.Film, untuk urusan nonton film-pun saya cari yg tidak terlalu mainstream dan update, seperti alasan kalian juga; "yang penting saya suka".&amp;nbsp;Me And You And Everyone We Know, Elephant, Garandiru, Boy A, merupakan beberapa top charts sepanjang masa versi saya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3.Situs jejaring sosial, dulu sempat anti "FS" dan social network lain walaupun akhirnya ngga tahan juga mendengar sensasinya dari teman2 yang maen prenster. Sempat dibuatkan akun di Myspace oleh seorang kawan (Theodore Yuswandi) dengan ID "inthro" . Inthro adalah proyek newsletter saya dengan Theo yang hanya berumur satu edisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak terkecuali nge blog, saya pun ketinggalan dengan kalian. Dulu sekali, sekitar 4 tahun lalu sempat bikin akun di multiply, itupun ngga keurus karena lupa password dan malas buat lagi, ngga sempat posting juga malahan..&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_sOUiC-r_1_c/S37QCC9VHpI/AAAAAAAAAAM/Wol8z4AQuvU/s1600-h/me_and_you_poster_01.gif" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="400" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5440014133482561170" src="http://2.bp.blogspot.com/_sOUiC-r_1_c/S37QCC9VHpI/AAAAAAAAAAM/Wol8z4AQuvU/s400/me_and_you_poster_01.gif" style="float: left; height: 320px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 215px;" width="268" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5440014696919858178" src="http://3.bp.blogspot.com/_sOUiC-r_1_c/S37Qi17P_AI/AAAAAAAAAAU/obXGTdoSrwQ/s320/elephant_movie_poster.jpg" style="clear: left; display: block; float: left; height: 299px; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; margin-top: 0px; text-align: center; width: 212px;" /&gt;&lt;img height="320" width="0" xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3146536864303918457-1297352190260458107?l=brossandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://brossandi.blogspot.com/feeds/1297352190260458107/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://brossandi.blogspot.com/2010/02/yup-saya-baru-saja-nge-blog.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3146536864303918457/posts/default/1297352190260458107'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3146536864303918457/posts/default/1297352190260458107'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brossandi.blogspot.com/2010/02/yup-saya-baru-saja-nge-blog.html' title='Yup, saya baru saja  nge blog!'/><author><name>Sandi Eko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00124643199997261932</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-shkZy82RIQM/Ti46evNLV-I/AAAAAAAAAHQ/QOOLVRfDdvE/s220/IMG_0253.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_sOUiC-r_1_c/S37QCC9VHpI/AAAAAAAAAAM/Wol8z4AQuvU/s72-c/me_and_you_poster_01.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
